Friday, October 31, 2008

Thursday, October 30, 2008

Gambaran Indonesia ada di sebuah Kemenyan

Ini bukan lukisan standar para murid waktu duduk di bangku SD, dimana ada garis panorama, gunung-gunung, bapak tani membajak di sawah, pohon besar kecil yang hijau, persawahan, langit, awan dan burung-burung beterbangan. Hemm. . .sebuah gambaran Indonesia yang sangat ideal. Gemah ripah loh jinawi.

Juga bukan merek dari varietas padi unggulan. Ini hanyalah sebuah cap atau merek dengan menggunakan lukisan yang lumayan kecil pada sebuah produk kemenyan seukuran kotak korek api. Kemenyan? ya benar, kemenyan buat doa-doa itu. Saya mendapatkannya di basemen di Pasar Baru, Bandung, Jawa Barat. Di kios yang khusus menjual aneka perlengkapan doa dan keperluan ke makam dan prosesi pemakaman.

Bisa Anda bayangkan kios itu. Kios itu berada di basemen yang wingit (sepi dan temaram), ukuran 3X3 meter, lengkap dengan spesialis dagangan aneka perlengkapan " Highway to Heaven " itu. Aroma wangi dupa dan kemenyan berbaur dengan aroma melati dan kamboja. Serasa di film-film almarhumah Suzanna. Si penjualnya sendiri --seorang wanita paruh baya-- hanya bicara seperlunya. Kesannya penuh misteri dirinya dan juga kiosnya. Hii. . .ngeri. . .

Sunday, October 26, 2008

Merek : Teh Cap Dandang

Selain mengumpulkan merek-merek tempo doeloe dan rokok-rokok kampung, saya juga mengumpulkan merek aneka produk dari kampung atau daerah. Produknya bermacam-macam : ada sembako (beras/gula/teh/kopi/bumbu masak/penyedap/krupuk/kecap/saus, dsb), aneka produk sandang hingga produk kemenyan. Misalnya : produk teh tubruk merek Dandang ini, yang saya beli di pasar tradisional di kota Ambarawa, Jawa Tengah. Merek dan capnya sangat menarik bagi saya. Desainnya, warna, komposisinya dan tentu ndeso-nya.

Banyak sekali merek setipe itu yang saya koleksi. Hingga ratusan jumlahnya. Umumnya saya dapatkan di pasar-pasar tradisional wilayah Pulau Jawa, Sumatera, Bali dan Kalimantan. Pasar-pasar yang pernah saya datangi diantaranya : Pasar Lembang, Pasar Baru Bandung, Pasar Bringharjo Yogya, Pasar Johar Semarang, Pasar Kliwon Kudus, Pasar Kodim Pekanbaru, Pasar Ambarawa, Pasar Purwokerto (malah sempat numpang "pup" di situ, pagi-pagi), dan masih banyak pasar tradisional yang lainnya.